Blog ni Bayo Parkusip

padang lawas tano hangoluan

Mangarsik

Mangarsik (menimba air) adalah salah satu cara menangkap gulaen (ikan) secara tradisional yang masih banyak dilakukan oleh sebagian penduduk di Mompang Julu. Caranya adalah dengan mengeringkan bondar (parit) yang diperkirakan banyak ikannya dan biasanya dikerjakan oleh beberapa orang. Biasanya juga mempunyai lubuk-lubuk tempat ikan berkumpul. Di sungai Siala Payung juga bisa, tetapi hanya pada waktu musim kemaru ketika aliran airnya mengecil dan banyak mempunyai cabang-cabang dan anda bisa menutup salah satunya. Kalau di bondar, empang tempat air yang mengalir di parit tersebut berasal, airnya dialirkan ke tempat lain. Atau bisa juga dengan memutus parit tadi dengan menggunakan cangkul dan tentu saja kalau seperti ini harus di parit (bondar) yang sepi atau bukan merupakan parit yang digunakan untuk mengairi sawah. Kalau tidak, bisa panjang ceritanya sampai ke pak Kepala Desa.

3 Juli 2009 - Posted by | Kampung halaman |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: