Blog ni Bayo Parkusip

padang lawas tano hangoluan

Untaian mutiara kisah kelahiran manusia utama – bagian ke-4

Selasa, 7 Juli 2009

=================================================
UNTAIAN MUTIARA (Shimthu’d-Durar)
Kisah Kelahiran Manusia Utama;
Akhlak, Sifat dan Riwayat Hidupnya
( Kisah maulid Nabi besar Muhammad SAW )
oleh : Al-Habib Al-Imam Al-Allamah Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi
=================================================
 
Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah
Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya;
Kesaksian terucapkan dengan lisan
Mengungkapkan ketulusan dan kepatuhan
Yang terkandung dalam hati sanubari,
Memperteguh tonggak-tonggak iman
Yang tertanam jauh di dalam dada;
Rahasia hakikatnya tampak hanya bagi mereka
Yang tulus patuh tiada sedikit pun ragu padanya.
 
Dan aku bersaksi bahwasanya
Sayyidina Muhammad adalah hamba Allah
Yang benar dalam ucapan dan perbuatannya
Dan menyampaikan atas nama Allah
Apa yang harus disampaikan kepada
hamba-hamba-Nya
Tentang yang diwajibkan atau yang dianjurkan-Nya  Baca selebihnya »

7 Juli 2009 Posted by | Islami, Maulid Habsyi (Shimthud Durar) | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Untaian mutiara kisah kelahiran manusia utama – bagian ke-3

Selasa, 7 Juli 2009

=================================================
UNTAIAN MUTIARA (Shimthu’d-Durar)
Kisah Kelahiran Manusia Utama;
Akhlak, Sifat dan Riwayat Hidupnya
( Kisah maulid Nabi besar Muhammad SAW )
oleh : Al-Habib Al-Imam Al-Allamah Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi
=================================================
 
Allah Maha Benar bertajalli
Dalam alam kudus-Nya yang amat luas
Menetapkan penyebaran anugerah-Nya
Pada yang dekat dan jauh tak terkecuali.
Maka hanya bagi-Nya segala puji
Tiada terhingga bilangannya
Tiada menjemukan pengulangan sebutannya
Betapapun sering diulang-ulang,
Atas perkenan-Nya menampilkan di alam kenyataan
Perwujudan semulia-mulia insan
Agar seluruh makhluk beroleh kemuliaan tiada terhingga
Dengan rahasia keutamaan yang mengiringi kehadirannya
Tersebar merata di seluruh alam semesta.
 
Maka tiada satupun rahasia itu
Menyentuh menyatu dengan kalbu yang sadar
Kecuali pasti karena curahan karunia Allah
Melalui insan tersayang ini Baca selebihnya »

7 Juli 2009 Posted by | Islami, Maulid Habsyi (Shimthud Durar) | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Untaian mutiara kisah kelahiran manusia utama – bagian ke-2

Selasa, 7 Juli 2009

=================================================
UNTAIAN MUTIARA (Shimthu’d-Durar)
Kisah Kelahiran Manusia Utama;
Akhlak, Sifat dan Riwayat Hidupnya
( Kisah maulid Nabi besar Muhammad SAW )
oleh : Al-Habib Al-Imam Al-Allamah Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi
=================================================
 
Dengan nama Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah yang amat teguh kekuasaan-Nya.
Amat jelas bukti-bukti kebenaran-Nya.
Terbentang luas kedermawanan dan kemurahan-Nya
Maha tinggi kemuliaan-Nya, Maha agung kedudukan-Nya
 
Diciptakan segalanya dengan penuh hikmah
Lalu diliput-Nya dengan rahasia ilmu-Nya
Dihamparkan bagi mereka limpahan karunia-Nya
Dengan kadar pembagian yang ditentukan dalam kehendak-Nya
Maka diutus kepada mereka, demi rahmat-Nya,
Seorang termulia diantara makhluk-Nya
Terkemuka diantara hamba-hamba-Nya
 
Iradah-Nya yang azali menghendaki
Mencipta hamba yang amat dikasihi ini
Maka tersebarlah pancaran kemuliaannya
Di alam nyata ataupun tersembunyi Baca selebihnya »

7 Juli 2009 Posted by | Islami, Maulid Habsyi (Shimthud Durar) | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Untaian mutiara kisah kelahiran manusia utama – bagian ke-1

Selasa, 7 Juli 2009

RIWAYAT SINGKAT PENYUSUN RISALAH
 
Al-Habib Al-Imam Al-’Allamah Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi dilahirkan pada hari Jum’at 24 Syawal 1259 H. di Qasam, sebuah kota di negeri Hadramaut.
 
Beliau dibesarkan di bawah asuhan dan pengawasan kedua orang tuanya; ayahandanya: Al-Imam Al-’arif-billah Muhammad bin Husain bin Abdullah Al-Habsyi dan ibundanya: As-Syarifah Alawiyyah binti Husain bin Ahmad Al-Haadi Al-Jufri, yang pada masa itu terkenal sebagai seorang wanita yang salihah dan amat bijaksana.
 
Pada usia yang amat muda, Habib Ali Al-Habsyi telah mempelajari dan mengkhatamkan Al-Qur’an dan berhasil menguasai ilmu-ilmu dzahir dan bathin sebelum mencapai usia yang biasanya dibutuhkan untuk itu. Oleh karenanya, sejak itu, beliau diizinkan oleh para guru dan pendidiknya untuk memberikan ceramah-ceramah dan pengajian-pengajian di hadapan khalayak ramai,sehingga dengan cepat sekali ia menjadi pusat perhatian dan kekaguman serta memperoleh tempat terhormat di hati setiap orang. Kepadanya diserahkan tampuk kepemimpinan tiap majlis ilmu, lembaga pendidikan serta pertemuan-pertemuan besar yang diadakan pada masa itu. Baca selebihnya »

7 Juli 2009 Posted by | Islami, Maulid Habsyi (Shimthud Durar) | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Futuuhul Ghaib (Penyingkap Kegaiban)

Sabtu, 4 Juli 2009

80 Mutiara karya Syeikh Abdul Qadir Jailani

Dikutip dari: PesantrenVirtual.com

1)

Ia bertutur:

Tiga hal mutlak bagi seorang Mukmin, dalam segala keadaan, yaitu: (1) harus menjaga perintah-perintah Allah, (2) harus menghindar dari segala yang haram, (3) harus ridha dengan takdir Yang Maha Kuasa. Jadi seorang Mukmin, paling tidak, memiliki tiga hal ini. Berarti, ia harus memutuskan untuk ini, dan berbicara dengan diri sendiri tentang hal ini serta mengikat organ-organ tubuhnya dengan ini.

 

2)

Ia bertutur :

Ikutilah (Sunnah Rasul) dengan penuh keimanan, jangan membuat bid’ah, patuhilah selalu kepada Allah dan Rasul-Nya, jangan melanggar; junjung tinggilah tauhid dan jangan menyekutukan Dia; sucikanlah Dia senantiasa dan jangan menisbatkan sesuatu keburukan pun kepada-Nya. Pertahankan Kebenaran-Nya dan jangan ragu sedikit pun. Bersabarlah selalu dan jangan menunjukkan ketidaksabaran. Beristiqomahlah; berharaplah kepada-Nya, jangan kesal, tetapi bersabarlah. Bekerjasamalah dalam ketaatan dan jangan berpecah-belah. Saling mencintailah dan jangan saling mendendam. Jauhilah kejahatan dan jangan ternoda olehnya. Percantiklah dirimu dengan ketaatan kepada Tuhanmu; jangan menjauh dari pintu-pintu Tuhanmu; jangan berpaling dari-Nya. Segeralah bertaubat dan kembali kepada-Nya. Jangan merasa jemu dalam memohon ampunan kepada Khaliqmu, baik siang maupun malam; (jika kamu berlaku begini) niscaya rahmat dinampakkan kepadamu, maka kamu bahagia, terjauhkan dari api neraka dan hidup bahagia di surga, bertemu Allah, menikmati rahmat-Nya, bersama-sama bidadari di surga dan tinggal di dalamnya untuk selamanya; mengendarai kuda-kuda putih, bersuka ria dengan hurhur bermata putih dan aneka aroma, dan melodi-melodi hamba-hamba sahaya wanita, dengan karunia-karunia lainnya; termuliakan bersama para nabi, para shiddiq, para syahid, dan para shaleh di surga yang tinggi. Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | , | 2 Komentar

Manaqib Al-Habib Umar bin Abdul Rahman al-Attas

Sabtu, 4 Juli 2009

Dikutip dari: http://welcome.to/al-attas

 attas1

 

 

attas2

Nasab al Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas

Salasilah nasab Habib Umar

Nama beliau adalah Umar bin Abdurrahman bin Agil bin Salim bin Ubaidullah bin Abdurrahman bin Abdullah bin Syeikh al Ghauts Abdurrahman as-Seggaf bin Muhammad Maulah Dawilah bin Ali bin Alawi al Ghoyur bin Sayyidina al Faqih al Muqaddam Muhammad bin Ali binl Imam Muhammad Shahib Mirbath bin Ali bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidullah bin Imam al Muhajir Ahmad bin Isa bin Muhammad an Naqib binl Imam Ali al Uraidhi bin Jaafar as Shadiq binl Imam Muhammad al Baqir binl Imam Ali Zainal Abidin binl Imam Hussein as Sibith binl Imam Ali bin Abi Thalib dan binl Batul Fatimah az-Zahra binti Rasullullah S.A.W. 

Asal dinamakan ‘al Attas’

Kata al-Faqih Abdullah bin Umar Ba’ubad: Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami, Manaqib | , | 2 Komentar

Manaqib Sayyid Abdul Qadir Jailani

Sabtu, 4 Juli 2009

sayyid_abdulqadir_jailaniNASAB
Sayid Abu Muhammad Abdul Qadir dilahirkan di Naif, Jailan, Iraq, pada bulan Ramadhan 470 H, bertepatan dengan th 1077 M. Ayahnya bernama Shahih, seorang yang taqwa keturunan Hadhrat Imam Hasan, r.a., cucu pertama Rasulullah saw, putra sulung Imam Ali ra dan Fatimah r.a., putri tercinta Rasul. Ibu beliau adalah putri seorang wali, Abdullah Saumai, yang juga masih keturunan Imam Husein, r.a., putera kedua Ali dan Fatimah. Dengan demikian, Sayid Abdul Qadir adalah Hasani sekaligus Huseini.

 MASA MUDA

Sejak kecil, ia pendiam, nrimo, bertafakkur dan sering melakukan agar lebih baik, apa yang desebut ‘pengalaman-pengalaman mistik’. Ketika berusia delapan belas tahun, kehausan akan ilmu dan kegairahan untuk bersama para saleh, telah membawanya ke Baghdad, yang kala itu merupakan pusat ilmu dan peradaban. Kemudian, beliau digelari orang Ghauts Al-Azam atau wali ghauts terbesar. Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami, Manaqib | | 2 Komentar

Pandangan Ahlul-Baiyt Berkenaan Nabi SAW

Sabtu, 4 Juli 2009

Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas

Melalui Muhammad s.a.w.  Allah s.w.t. memberi petunjuk kepada seluruh Ummat, jalan yang benar yaitu jalan yang diredhai oleh Allah s.w.t. Melalui perjuangan yang tidak pernah berputus asa, Rasulallah s.a.w., dan keturunannya telah berjaya menyebarkan Islam keseluruh pelosok dunia, dengan tidak mengharapkan upah ataupun ganjaran dari manusia, sesuai dengan firman Allah s.w.t. dalam firmannya yang bermaksud,”Katakanlah (hai Muhammad), Aku tidak meminta apa-apa upah daripada kamu sekalian dalam dakwah ini, melainkan kecintaan terhadap keluarga.” (Q.S.Asysyura:23)

Ayat ini diturunkan karena meskipun Rasulallah s.a.w. telah bersusah payah menyelamatkan bangsa Arab yang kehidupan mereka sebelumnya berada dalam zaman kegelapan, kesesatan, berpecah belah, kezaliman, dan tidak dipedulikan dunia sekelilingnya menuju zaman cahaya yang terang benderang, zaman kebenaran,  zaman keadilan, zaman perpaduan, sehingga bangsa Arab menjadi satu ummat yang bersatu padu dan disegani dunia seluruhnya. Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Hasan dan Husain

Sabtu, 4 Juli 2009

Oleh Prof Dr. Hamka

Prof. Dr. HAMKA mantan Ketua Majlis Ulama se-Indonesia. Juga beliau seorang Tokoh organisasi Muhammadiyah, seorang Ulama yang terkenal di banyak Negara-Negara Islam. Seorang Da’i ataupun Moballigh Islam. Seorang penulis yang telah banyak menulis buku-buku Islam dan umum, tidak kurang dari 113 buku, dan juga banyak memberi ceramah-ceramah agama di TV/Radio di Indonesia, Malaysia dan Negara Islam lainnya. Juga beliau telah menulis
tafsir al-Quran al-Azhar (30 juzu’).

Prof. Dr. Hamka telah menulis dalam kata Sambutan buku karangan H.M.H.Al
Hamid Al Husaini yang berjudul Al-Husain bin Ali Pahlawan Besar, dan
Kehidupan Islam pada Zamannya. Beliau dalam permulaan kata sambutan itu
telah membawa kata-kata mutiara dari al Imam Asy Syafi’i, yang berupa
sya’ir berkenaan Ahlulbaiyt yang maksudnya:

“Jika saya akan dituduh orang Syiah karena saya mencintai keluarga
Muhammad, maka saksikanlah oleh seluruh manusia dan jin, bahwa saya ini
adalah penganut Syi’ah.”(Al Imam Asy Syafi’i r.a) Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Kecintaan dan Kasih Sayang Kepada Ahlul Baiyt

Sabtu, 4 Juli 2009

Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas

Assalamu’alaikum w.w,

Alhamdulillah segala puji dan syukur ke hahdirat Ilahi, yang telah mewajibkan kepada seluruh kaum Mulimin dan Muslimat, untuk memberikan
kecintaan dan kasih sayang mereka terhadap Nabi s.a.w.dan keluarganya
Ahlulbaiyt, yang telah disucikan Allah s.w.t. seperti tersebut dalam
firman-Nya yang bermaksud:

“Sesungguhnya Allah hendak menghapuskan noda dan kotoran dari kamu sekalian, ahlulbaiyt, dan mensucikan kamu sekalian dengan sesuci-sucinya.”
(al-Quran s.al-Ahzab:33)

Nabi s.a.w.bersabda, “Yang terbaik diantara kamu sekalian ialah yang
terbaik perlakuaannya terhadap ahlulbaiytku, setelah aku kembali kehazirat Allah.” 
(Hadis Sahih  dari Abu Hurairah r.a. diriwayatkan oleh al-Hakim, Abu Ya’la, Abu Nu’aim dan Addailamiy)

Imam Syafi’i r.a. dalam banyak syair beliau telah melahirkan rasa cinta
dan kasih sayang beliau kepada Ahlulbaiyt Rasulallah s.a.w.antara syair
beliau yang banyak itu, beliau pernah bermadah:

“Wahai Ahlulbait Rasulallah !
Kecintaan kepadamu adalah kewajiban dari Allah, yang turun dalam
al-Quran. Cukuplah bukti betapa tingginya kamu sekalian. Tiada sempurna
sholat tanpa shalawat untuk anda sekalian.” Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.