Blog ni Bayo Parkusip

padang lawas tano hangoluan

Futuuhul Ghaib (Penyingkap Kegaiban)

Sabtu, 4 Juli 2009

80 Mutiara karya Syeikh Abdul Qadir Jailani

Dikutip dari: PesantrenVirtual.com

1)

Ia bertutur:

Tiga hal mutlak bagi seorang Mukmin, dalam segala keadaan, yaitu: (1) harus menjaga perintah-perintah Allah, (2) harus menghindar dari segala yang haram, (3) harus ridha dengan takdir Yang Maha Kuasa. Jadi seorang Mukmin, paling tidak, memiliki tiga hal ini. Berarti, ia harus memutuskan untuk ini, dan berbicara dengan diri sendiri tentang hal ini serta mengikat organ-organ tubuhnya dengan ini.

 

2)

Ia bertutur :

Ikutilah (Sunnah Rasul) dengan penuh keimanan, jangan membuat bid’ah, patuhilah selalu kepada Allah dan Rasul-Nya, jangan melanggar; junjung tinggilah tauhid dan jangan menyekutukan Dia; sucikanlah Dia senantiasa dan jangan menisbatkan sesuatu keburukan pun kepada-Nya. Pertahankan Kebenaran-Nya dan jangan ragu sedikit pun. Bersabarlah selalu dan jangan menunjukkan ketidaksabaran. Beristiqomahlah; berharaplah kepada-Nya, jangan kesal, tetapi bersabarlah. Bekerjasamalah dalam ketaatan dan jangan berpecah-belah. Saling mencintailah dan jangan saling mendendam. Jauhilah kejahatan dan jangan ternoda olehnya. Percantiklah dirimu dengan ketaatan kepada Tuhanmu; jangan menjauh dari pintu-pintu Tuhanmu; jangan berpaling dari-Nya. Segeralah bertaubat dan kembali kepada-Nya. Jangan merasa jemu dalam memohon ampunan kepada Khaliqmu, baik siang maupun malam; (jika kamu berlaku begini) niscaya rahmat dinampakkan kepadamu, maka kamu bahagia, terjauhkan dari api neraka dan hidup bahagia di surga, bertemu Allah, menikmati rahmat-Nya, bersama-sama bidadari di surga dan tinggal di dalamnya untuk selamanya; mengendarai kuda-kuda putih, bersuka ria dengan hurhur bermata putih dan aneka aroma, dan melodi-melodi hamba-hamba sahaya wanita, dengan karunia-karunia lainnya; termuliakan bersama para nabi, para shiddiq, para syahid, dan para shaleh di surga yang tinggi. Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | , | 2 Komentar

Dibuka kesempatan Investasi di bulan Juli 2009

Sabtu, 3 Juli 2009

Kesempatan Investasi

Setelah menunggu sekian lama akhirnya Ustadz Lihan kembali membuka peluang berinvestasi di bulan Juli ini. Yang tentunya sudah sangat sangat dinantikan oleh anda sekalian yang ingin berkerjasama dalam hal ini.

Pada pembukaan kontrak kali ini nilai keuntungan yang ditawarkan tetap mengacu pada konsep islam yaitu 60:40 yang mungkin yang kalau di berikan perincian untuk kontrak kali ini sebagai berikut:

Contoh :
Umpamanya nilai kerjasama adalah 10jt.
Total penawaran hasil bersih dari perbulan Rp.2.000.000 (karena kontrak maka nilai hasilnya pasti)
Kemudian di bagi sesuai syari’at Islam
Ustadz Lihan (pengelola) 60 = Rp.1.200.000,-
Investor (pemilik Modal) 40 = Rp. 800.000,-

Pembukaan kesempatan investasi kali ini adalah kontrak baru dan setiap tahunnya akan selalu diperbaharui. Yang artinya uang anda akan berputar penuh selama 1 tahun dan akan ditinjau ulang lagi pada bulan yang sama di tahun berikutnya.

Pembukaan rencananya berkisar 10 hari dan apabila nilainya tepenuhi seperti biasa akan ada pemberitahuan selanjutnya. Pesan saya tetap tenang dan jangan tergesa-gesa.

Pada kesempatan kali ini saya ingin kembali mengingatkan bahwa Ustadz Lihan tidak pernah mengajak atau memotivasi seseorang untuk ikut dalam hal kerjasama bisnis ini

Dalam hal ini saya juga ingin menegaskan bahwa tulisan saya kali ini bukanlah sebuah papan pengumuman yang diartikan sebuah media untuk mengajak Anda sekalian untuk ikut bergabung atau sekedar memotivasi anda sekalian.

Jauh dari hal di atas saya Cuma ingin berbagi kisah dan sharing dalam hal investasi ini. Dan semoga juga bisa menjadi media bagi anda untuk mencari informasi, saling berbagi dan bertukar pendapat untuk kebaikan ummat.

Hal yang kurang dipahami atau informasi yang lain bisa anda baca-baca lagi diblog ini.

Note: Semua tulisan ini hanya catatan seorang investor, yang diambil dari pengalaman pribadi penulis selama berinvestasi. penulis berusaha untuk seobjektif mungkin dalam memberikan kerterangan tanpa ada unsur mengajak atau mengambil keuntungan. Mudah-mudahan dapat menjadi pertimbangan dalam mengabil keputusan serta memberikan manfaat.

Sumber: http://bagirata.wordpress.com/

4 Juli 2009 Posted by | Investasi Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Markusip

Sabtu, 4 Juli 2009

Tradisi Markusip di Tapanuli Selatan

tulilaDi dalam kehidupan sosial-budaya masyarakat Mandailing terdapat suatu tradisi berkencan antara pemuda dan anak gadis yang disebut markusip.

 Secara harafiah markusip artinya berdialog dengan cara berbisik. Pada tradisi markusip, si pemuda dan si anak gadis saling mengungkapkan isi hati dan perasaan mereka dengan cara berbisik. Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Kampung halaman | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Manaqib Al-Habib Umar bin Abdul Rahman al-Attas

Sabtu, 4 Juli 2009

Dikutip dari: http://welcome.to/al-attas

 attas1

 

 

attas2

Nasab al Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas

Salasilah nasab Habib Umar

Nama beliau adalah Umar bin Abdurrahman bin Agil bin Salim bin Ubaidullah bin Abdurrahman bin Abdullah bin Syeikh al Ghauts Abdurrahman as-Seggaf bin Muhammad Maulah Dawilah bin Ali bin Alawi al Ghoyur bin Sayyidina al Faqih al Muqaddam Muhammad bin Ali binl Imam Muhammad Shahib Mirbath bin Ali bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidullah bin Imam al Muhajir Ahmad bin Isa bin Muhammad an Naqib binl Imam Ali al Uraidhi bin Jaafar as Shadiq binl Imam Muhammad al Baqir binl Imam Ali Zainal Abidin binl Imam Hussein as Sibith binl Imam Ali bin Abi Thalib dan binl Batul Fatimah az-Zahra binti Rasullullah S.A.W. 

Asal dinamakan ‘al Attas’

Kata al-Faqih Abdullah bin Umar Ba’ubad: Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami, Manaqib | , | 2 Komentar

Manaqib Sayyid Abdul Qadir Jailani

Sabtu, 4 Juli 2009

sayyid_abdulqadir_jailaniNASAB
Sayid Abu Muhammad Abdul Qadir dilahirkan di Naif, Jailan, Iraq, pada bulan Ramadhan 470 H, bertepatan dengan th 1077 M. Ayahnya bernama Shahih, seorang yang taqwa keturunan Hadhrat Imam Hasan, r.a., cucu pertama Rasulullah saw, putra sulung Imam Ali ra dan Fatimah r.a., putri tercinta Rasul. Ibu beliau adalah putri seorang wali, Abdullah Saumai, yang juga masih keturunan Imam Husein, r.a., putera kedua Ali dan Fatimah. Dengan demikian, Sayid Abdul Qadir adalah Hasani sekaligus Huseini.

 MASA MUDA

Sejak kecil, ia pendiam, nrimo, bertafakkur dan sering melakukan agar lebih baik, apa yang desebut ‘pengalaman-pengalaman mistik’. Ketika berusia delapan belas tahun, kehausan akan ilmu dan kegairahan untuk bersama para saleh, telah membawanya ke Baghdad, yang kala itu merupakan pusat ilmu dan peradaban. Kemudian, beliau digelari orang Ghauts Al-Azam atau wali ghauts terbesar. Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami, Manaqib | | 2 Komentar

Pandangan Ahlul-Baiyt Berkenaan Nabi SAW

Sabtu, 4 Juli 2009

Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas

Melalui Muhammad s.a.w.  Allah s.w.t. memberi petunjuk kepada seluruh Ummat, jalan yang benar yaitu jalan yang diredhai oleh Allah s.w.t. Melalui perjuangan yang tidak pernah berputus asa, Rasulallah s.a.w., dan keturunannya telah berjaya menyebarkan Islam keseluruh pelosok dunia, dengan tidak mengharapkan upah ataupun ganjaran dari manusia, sesuai dengan firman Allah s.w.t. dalam firmannya yang bermaksud,”Katakanlah (hai Muhammad), Aku tidak meminta apa-apa upah daripada kamu sekalian dalam dakwah ini, melainkan kecintaan terhadap keluarga.” (Q.S.Asysyura:23)

Ayat ini diturunkan karena meskipun Rasulallah s.a.w. telah bersusah payah menyelamatkan bangsa Arab yang kehidupan mereka sebelumnya berada dalam zaman kegelapan, kesesatan, berpecah belah, kezaliman, dan tidak dipedulikan dunia sekelilingnya menuju zaman cahaya yang terang benderang, zaman kebenaran,  zaman keadilan, zaman perpaduan, sehingga bangsa Arab menjadi satu ummat yang bersatu padu dan disegani dunia seluruhnya. Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Hasan dan Husain

Sabtu, 4 Juli 2009

Oleh Prof Dr. Hamka

Prof. Dr. HAMKA mantan Ketua Majlis Ulama se-Indonesia. Juga beliau seorang Tokoh organisasi Muhammadiyah, seorang Ulama yang terkenal di banyak Negara-Negara Islam. Seorang Da’i ataupun Moballigh Islam. Seorang penulis yang telah banyak menulis buku-buku Islam dan umum, tidak kurang dari 113 buku, dan juga banyak memberi ceramah-ceramah agama di TV/Radio di Indonesia, Malaysia dan Negara Islam lainnya. Juga beliau telah menulis
tafsir al-Quran al-Azhar (30 juzu’).

Prof. Dr. Hamka telah menulis dalam kata Sambutan buku karangan H.M.H.Al
Hamid Al Husaini yang berjudul Al-Husain bin Ali Pahlawan Besar, dan
Kehidupan Islam pada Zamannya. Beliau dalam permulaan kata sambutan itu
telah membawa kata-kata mutiara dari al Imam Asy Syafi’i, yang berupa
sya’ir berkenaan Ahlulbaiyt yang maksudnya:

“Jika saya akan dituduh orang Syiah karena saya mencintai keluarga
Muhammad, maka saksikanlah oleh seluruh manusia dan jin, bahwa saya ini
adalah penganut Syi’ah.”(Al Imam Asy Syafi’i r.a) Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Kecintaan dan Kasih Sayang Kepada Ahlul Baiyt

Sabtu, 4 Juli 2009

Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas

Assalamu’alaikum w.w,

Alhamdulillah segala puji dan syukur ke hahdirat Ilahi, yang telah mewajibkan kepada seluruh kaum Mulimin dan Muslimat, untuk memberikan
kecintaan dan kasih sayang mereka terhadap Nabi s.a.w.dan keluarganya
Ahlulbaiyt, yang telah disucikan Allah s.w.t. seperti tersebut dalam
firman-Nya yang bermaksud:

“Sesungguhnya Allah hendak menghapuskan noda dan kotoran dari kamu sekalian, ahlulbaiyt, dan mensucikan kamu sekalian dengan sesuci-sucinya.”
(al-Quran s.al-Ahzab:33)

Nabi s.a.w.bersabda, “Yang terbaik diantara kamu sekalian ialah yang
terbaik perlakuaannya terhadap ahlulbaiytku, setelah aku kembali kehazirat Allah.” 
(Hadis Sahih  dari Abu Hurairah r.a. diriwayatkan oleh al-Hakim, Abu Ya’la, Abu Nu’aim dan Addailamiy)

Imam Syafi’i r.a. dalam banyak syair beliau telah melahirkan rasa cinta
dan kasih sayang beliau kepada Ahlulbaiyt Rasulallah s.a.w.antara syair
beliau yang banyak itu, beliau pernah bermadah:

“Wahai Ahlulbait Rasulallah !
Kecintaan kepadamu adalah kewajiban dari Allah, yang turun dalam
al-Quran. Cukuplah bukti betapa tingginya kamu sekalian. Tiada sempurna
sholat tanpa shalawat untuk anda sekalian.” Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Siti Fatimah Azzahra

Sabtu, 4 Juli 2009

Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas

Allah berfirman yang bermaksud:

“Barangsiapa membantahmu tentang dia (Nabi Isa a.s.) setelah engkau
menerima pengetahuan yang meyakinkan, maka katakanlah kepada orang itu,
“Marilah kita panggil (kumpulkan) anak-anak kami dan anak-anak kamu, wanita-wanita kami dan wanita-wanita kamu, diri-diri kami dan diri-diri kamu, lalu marilah kita mohon kepada Allah supaya menjatuhkan kutukan-Nya kepada orang-orang yang berdusta”.
(Q.S.Aali ‘Imran:61)

Ayat mubahalah ini diturunkan untuk menguatkan tentang kebenaran
al-Quran yang menceritakan berkenaan Nabi Isa a.s. Ayat ini diturunkan
pada tahun ke 10 hijrah kerana adanya tentangan dan pendustaan beberapa orang nasrani Najran yang menghadap Nabi s.a.w. Allah s.w.t. menyuruh Nabi s.a.w. mengatakan kepada mereka yang menentangnya, marilah kita ajak keluarga  masing-masing kesatu lembah untuk berdoa’a kepada Allah s.w.t. supaya menjatuhkan kutukannya terhadap orang yang berdusta. 

Lalu Nabi s.a.w. bersama keluarga baginda yang terdekat yaitu anak baginda Fatimah Azzahra, saidina Ali bin Abi Thalib (menantu dan juga sepupu Nabi s.a.w.) dan cucu baginda al-Hasan dan al-Husain. Rasulallah s.a.w.menggendong saidina Husain yang masih kanak-kanak sambil mengganding saidina Hasan yang sudah agak besar. Dibelakang Rasulallah s.a.w. berjalan Siti Fatimah Azzahra dan Saidina Ali k.w. Mereka menuju ke lembah yang telah ditetapkan oleh kedua pihak. Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Mengenal Ahlul-Bayt Rasulallah SAW

Sabtu, 4 Juli 2009

Oleh Ustadz Syed Hasan Alatas

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum w.w,

Allah berfirman yang bermaksud:

“Sesungguhnya Allah menghendaki supaya dihapuskan kekotoran (dosa) daripada kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu dengan sebersih-bersihnya.”  (al-Quran s.al-Ahzab:33)

Ahlul Baiyt ialah keluarga Nabi s.a.w.yang sangat rapat dengan beliau. Diriwayatkan oleh ummu Salamah isteri Nabi s.a.w. Rasulallah s.a.w. berada di rumahnya sedang tidur dengan memakai kain selimut. 

Apabila Fatimah anakanda Nabi s.a.w. membawakan untuk ayahandanya semangkuk Khazirah. Rasulallah s.a.w. bersabda kepada anakandanya Fatimah, “Panggillah suamimu dan kedua-adua anakmu Hasan dan Husain”. Fatimahpun memanggil mereka semua. 

Ketika mereka sedang duduk dan makan bersama Rasulallah s.a.w. maka turunlah ayat yang tersebut di atas. Ketika itu Rasulallah s.a.w.
memegang tepi kain selimut yang ada bersama Nabi s.a.w. dan menutupi mereka semua . Sambil menadahkan tangan, baginda berdo’a, “Ya Allah mereka ini adalah Ahlul Baiytku dan keturunanku maka hapuskanlah kekotoran daripada mereka dan sucikanlah mereka itu dengan sesuci-sucinya”.  Baca selebihnya »

4 Juli 2009 Posted by | Islami | | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.